Beranda BERITA TERBARU Tidak Bayarkan THR, 6 Perusahaan Terancam Disanksi

Tidak Bayarkan THR, 6 Perusahaan Terancam Disanksi

7
BERBAGI

MAKASSAR -mitrapos.com-Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Makassar mencatat ada enam laporan perihal perusahaan yang tidak membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran Idul Fitri 1439 H.

Kepala Disnaker Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan, mengatakan, laporan itu diterima setelah Disnaker membuka posko pengaduan di Kantor Disnaker Kota Makassar, Jalan AP Pettarani.

Jumlah laporan tahun ini dikatakannya mengalami penurunan jika dibandingkan tahun lalu. Hal itu disebabkan sosialisasi yang semakin massif sebelum lebaran. Tidak hanya itu, pihaknya juga melakukan inspeksi mendadak di sejumlah perusahaan untuk memastikan para karyawan telah menerima THR.

“Ada enam laporan, dan ini mengalami penurunan jika dibandingkan tahun lalu yang mencapai 29 laporan,” kata Irwan, Senin (25/6/2018).

Meski angkanya mengalami penurunan, Irwan mengaku tetap memberikan teguran kepada perusahaan yang tidak memenuhi hak karyawannya.

“Tiga hari berturut-turut kemarin itu kita sidak, itu menjadi shock terapi bagi perusahaan,” ucapnya.

Dia menjelaskan keenam perusahaan yang tidak membayarkan THR kepada karyawannya lantaran dana yang dimiliki tidak mencukupi. Akibatnya, terjadi keterlambatan pembayaran yang menyebabkan karyawan di perusahaan tersebut melapor ke Disnaker.

Terpisah, Kepala Seksi Bidang Hubungan Industri dan Jaminan Sosial, Ariansyah, mengatakan laporan yang diterima langsung direspon dengan mendatangi perusahaan yang dimaksud.

Perusahaan yang lambat membayarkan THR akan diberi sanksi, yakni denda sebesar 5% dari besaran THR yang diterima karyawan. Hanya saja, kata dia, sanksi tersebut merupakan kewenangan pemerintah provinsi.

“Tetap diberikan sanksi tapi itu adalah kewenangan pemerintah provinsi, kita hanya mengawasi dan mengimbau kepada perusahaan untuk membayarkan THRnya,” tukasnya.

(kem)

sindonews

LEAVE A REPLY