Beranda BERITA TERBARU Gunakan Elpiji 3 Kg, Warung Makan Mbak Daeng Terancam Ditutup

Gunakan Elpiji 3 Kg, Warung Makan Mbak Daeng Terancam Ditutup

6
BERBAGI

MAKASSAR –mitrapos.com-PT Pertamina MOR VII bersama Dinas Perdagangan (Disdag) Makassar menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah tempat usaha di kota berjuluk Anging Mammiri ini, Rabu (29/08/2018).

Hasilnya ditemukan puluhan elpiji 3 kg di Warung Makan Mbak Daeng, Jalan Sultan Alauddin, Makassar.

Head Marketing Mbak Daeng, Sabrina dihadapan petugas tidak mengetahui persis terkait dengan penggunaan elpiji 3 kg di tempatnya bekerja. Hanya saja dia mengaku, jika setiap hari ada pemasok datang menukar tabung gas bersubsidi itu.

“Saya tidak terlalu paham yang dimaksudkan. Karena pemasoknya ini langsung Bos yang tangani. Bukan saya,” dalihnya.

Atas temuan itu, Dinas Perdagangan (Disdag) Makassar mengancam akan memberikan sanksi tegas terhadap rumah makan itu. Sanksinya bisa saja dilakukan penutupan tempat usaha.

“Kalau kita lihat Mbak Daeng ini kan termasuk rumah makan yang besar, bisa menghasilkan jutaan per hari, kenapa masih memakai tabung gas 3 kg? Hari ini kita berikan teguran lisan, Kalau saya minta besok jangan pakai lagi,” kata Kepala Bidang Perdaganga, Ikhsan NS.

“Hari ini kita kasi teguran, besok kalau tidak diindahkan kita kasi teguran tertulis, Kalau tidak kita akan minta pak camat untuk menutup usahanya,” tegasnya.

Sembari memberikan teguran ke pihak pengelolah rumah makan, Ikhsan juga memperlihatkan seruan Gubernur Sulsel tentang larangan penggunaan elpiji 3 kg. Dalam surat tersebut, Gubernur melarang penggunaan gas LPG 3 kg kepada Pegawai Negeri Sipil, Pelaku Usaha memiliki kekayaan di atas Rp50 juta, dan masyarakat yang berpenghasilan diatas Rp1,5 juta per bulan.

Sanksi tersebut, lanjutnya, juga akan diberlakukan kepada tempat usaha lainnya, seperti jasa pencucian pakaian atau Laundry jika ditemukan menggunakan elpiji 3 kg.

(bds)

sindonews

LEAVE A REPLY